Persebaya Surabaya berhasil mengukuhkan diri sebagai juara Piala Presiden 2026. Tim berjuluk Bajol Ijo ini meraih gelar prestisius tersebut setelah menaklukkan Persib Bandung dalam laga final yang berlangsung sengit. Kemenangan dramatis ini ditentukan melalui adu penalti yang mendebarkan, dengan skor akhir 6-5 untuk keunggulan Persebaya.
Pertandingan puncak yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Minggu (17/5/2026) malam, menyajikan tontonan berkualitas tinggi bagi ribuan suporter yang memadati stadion. Kedua tim menampilkan permainan terbuka sejak peluit awal dibunyikan, saling jual beli serangan namun pertahanan solid dari kedua kubu membuat skor kacamata bertahan hingga paruh pertama usai.
Memasuki babak kedua, intensitas permainan semakin meningkat. Persib Bandung yang diasuh oleh pelatih legendaris, Robert Alberts, sempat unggul lebih dahulu melalui gol spektakuler dari Ezra Walian di menit ke-62. Namun, keunggulan Maung Bandung tidak berlangsung lama. Persebaya Surabaya merespons cepat melalui gol penyeimbang yang dicetak oleh striker andalan mereka, Samsul Arif, pada menit ke-75.
Skor imbang 1-1 membuat pertandingan harus dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu. Selama 30 menit tambahan, kedua tim sama-sama berupaya keras untuk mencetak gol kemenangan, namun dewi fortuna belum berpihak. Hingga akhirnya, nasib juara harus ditentukan melalui drama adu penalti.
Dalam adu tos-tosan, kiper Persebaya Surabaya, Ernando Ari, tampil gemilang dengan berhasil menepis dua tendangan penalti dari pemain Persib Bandung. Sementara itu, para eksekutor Persebaya Surabaya mampu menjalankan tugasnya dengan baik, termasuk tendangan penentu dari kapten tim, Alwi Slamat, yang memastikan kemenangan 6-5. Keberhasilan ini menjadi gelar Piala Presiden kedua bagi Persebaya Surabaya dalam sejarah turnamen tersebut.
