Mobil listrik VinFast VF 7 sukses menyelesaikan perjalanan darat jarak jauh dari Jawa ke Bali, membuktikan klaim pabrikan asal Vietnam tersebut dalam mengatasi kekhawatiran mengenai jarak tempuh atau ‘range anxiety’ yang kerap menghantui pengguna kendaraan listrik. Perjalanan ini menjadi tolok ukur penting bagi VinFast dalam memperkenalkan produknya di pasar Indonesia.
Misi yang diberi nama ‘Jawa-Bali Adventure’ ini melibatkan sejumlah unit VinFast VF 7 yang memulai perjalanan dari Jakarta. Rute yang ditempuh dirancang untuk menguji ketahanan baterai dan infrastruktur pengisian daya yang tersedia di sepanjang jalur darat utama Pulau Jawa hingga akhirnya menyeberang ke Bali.
Selama perjalanan, para peserta road trip dilaporkan tidak mengalami kendala berarti terkait pengisian daya. Stasiun pengisian daya umum maupun fasilitas yang disiapkan oleh VinFast disebut memadai untuk menunjang kelancaran perjalanan. Hal ini memberikan gambaran positif mengenai kesiapan infrastruktur pendukung kendaraan listrik di Indonesia, setidaknya di rute-rute utama.
Salah satu aspek krusial yang diuji adalah kemampuan baterai VF 7 dalam menempuh jarak jauh dengan berbagai kondisi jalan dan cuaca. VinFast mengklaim bahwa teknologi baterai yang disematkan pada VF 7 mampu memberikan performa optimal, bahkan ketika digunakan dalam perjalanan lintas provinsi yang memakan waktu berhari-hari.
Keberhasilan road trip ini menjadi momentum penting bagi VinFast untuk membangun kepercayaan konsumen di Indonesia. ‘Range anxiety’ masih menjadi salah satu hambatan terbesar adopsi kendaraan listrik secara massal. Dengan pembuktian langsung seperti ini, VinFast berupaya meyakinkan calon pembeli bahwa mobil listrik mereka siap digunakan untuk mobilitas sehari-hari maupun perjalanan jarak jauh.
VinFast VF 7 sendiri hadir dalam dua varian, yaitu VF 7 Base dan VF 7 Plus. Varian Base dibekali baterai berkapasitas 59.6 kWh yang diklaim mampu menempuh jarak hingga 433 km (berdasarkan WLTP), sementara varian Plus menggunakan baterai 75.3 kWh dengan klaim jarak tempuh 649 km (WLTP). Kapasitas baterai inilah yang menjadi kunci utama dalam menjawab tantangan ‘range anxiety’.
Keikutsertaan VinFast di pasar otomotif Indonesia terbilang baru. Namun, pabrikan ini menunjukkan ambisi besar dengan langsung menghadirkan jajaran produk mobil listriknya, termasuk VF 7. Misi road trip ini merupakan bagian dari strategi pemasaran untuk memperkenalkan teknologi dan keandalan produk mereka secara langsung kepada publik.
Ke depannya, keberhasilan VinFast VF 7 dalam misi lintas Jawa-Bali ini diharapkan dapat mendorong lebih banyak konsumen untuk mempertimbangkan kendaraan listrik. Peningkatan infrastruktur pengisian daya dan edukasi publik mengenai teknologi kendaraan listrik akan menjadi faktor penentu dalam percepatan adopsi mobil listrik di tanah air.
