Wednesday, 29 July 2026
BREAKING
Olahraga

UEFA Tuntut Keterbukaan FIFA Soal Rencana Penjualan Saham Piala Dunia

Oleh Achmad July 29, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Federasi Sepak Bola Eropa (UEFA) melayangkan kritik tajam terhadap Presiden FIFA, Gianni Infantino, terkait rencana ambisius untuk menjual saham Piala Dunia kepada investor. Pernyataan resmi yang dirilis oleh UEFA pada hari Selasa (16/11) menyuarakan kekhawatiran mendalam atas potensi dampak negatif dari langkah tersebut terhadap integritas dan masa depan sepak bola global.

UEFA menekankan bahwa transparansi dan konsultasi yang memadai sangat krusial sebelum FIFA mengambil keputusan fundamental seperti ini. Organisasi yang dipimpin oleh Aleksander Čeferin tersebut menyoroti kurangnya dialog terbuka dengan para pemangku kepentingan, termasuk federasi anggota, liga, dan klub.

“UEFA terkejut dengan pengumuman yang dibuat oleh Presiden FIFA pada pertemuan Dewan FIFA di Zurich pada hari Jumat (12/11) mengenai kemungkinan menjual saham Piala Dunia kepada investor,” demikian pernyataan UEFA yang dirilis melalui situs resmi mereka.

Dalam pernyataannya, UEFA secara tegas menyatakan bahwa keputusan sebesar ini seharusnya tidak diambil secara sepihak oleh FIFA. Penting bagi FIFA untuk melibatkan seluruh pemangku kepentingan sepak bola dalam proses pengambilan keputusan yang akan memiliki konsekuensi jangka panjang.

Lebih lanjut, UEFA menggarisbawahi bahwa mereka belum menerima informasi yang cukup mengenai detail rencana tersebut. Kurangnya kejelasan ini semakin memperbesar kekhawatiran UEFA mengenai potensi komersialisasi sepak bola yang berlebihan dan hilangnya kendali atas aset paling berharga dalam olahraga ini.

“Kami sangat prihatin bahwa FIFA tampaknya berniat untuk melanjutkan penjualan saham Piala Dunia kepada investor tanpa konsultasi yang memadai dengan para pemangku kepentingan yang terkena dampak,” tegas UEFA dalam rilisnya.

UEFA berpendapat bahwa Piala Dunia merupakan aset fundamental bagi seluruh komunitas sepak bola global, bukan sekadar instrumen komersial yang bisa diperjualbelikan semata-mata untuk keuntungan finansial jangka pendek. Oleh karena itu, setiap keputusan yang berkaitan dengan masa depannya harus mencerminkan kepentingan kolektif dan tidak boleh mengorbankan nilai-nilai inti sepak bola.

Federasi sepak bola Eropa ini secara eksplisit meminta FIFA untuk segera memberikan penjelasan yang komprehensif mengenai rencana tersebut, termasuk model bisnis yang diusulkan dan bagaimana FIFA akan memastikan bahwa kepentingan sepak bola tetap menjadi prioritas utama. UEFA juga mendesak FIFA untuk membuka ruang dialog yang lebih luas dan substantif dengan semua pihak terkait sebelum melangkah lebih jauh.

“Kami meminta FIFA untuk memberikan penjelasan yang jelas mengenai niatnya, model bisnis yang diusulkan, dan bagaimana kepentingan sepak bola secara keseluruhan akan dilindungi,” tambah UEFA.

Kritik dari UEFA ini mencerminkan adanya potensi perpecahan dalam pandangan mengenai masa depan komersialisasi sepak bola internasional, khususnya terkait dengan turnamen paling bergengsi seperti Piala Dunia.

Bagikan: Facebook X WhatsApp