Wednesday, 26 August 2026
BREAKING
Lifestyle

Waspada! 6 Kebiasaan Cuci Muka yang Sering Dilakukan Ternyata Bisa Merusak Kulit

Oleh Destian August 26, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Kebiasaan membersihkan wajah yang tampaknya sederhana ternyata dapat berujung pada iritasi kulit jika tidak dilakukan dengan benar. Sejumlah pakar dermatologi mengingatkan bahwa beberapa praktik umum saat mencuci muka justru berpotensi merusak lapisan pelindung kulit, menyebabkan kemerahan, kekeringan, hingga jerawat.

Salah satu kesalahan yang sering terjadi adalah menggunakan air panas. Menurut dr. Arini Astasari, Sp.KK, spesialis kulit dan kelamin, air panas dapat menghilangkan minyak alami kulit yang berfungsi sebagai pelindung. “Air panas itu justru bisa membuat kulit kita jadi kering dan kehilangan kelembapannya,” ujar dr. Arini dalam sebuah wawancara yang dilansir oleh media kesehatan.

Selain itu, menggosok wajah terlalu keras juga menjadi penyebab umum iritasi. Menggunakan handuk kasar atau gerakan menggosok yang agresif dapat merusak sel-sel kulit terluar dan memicu peradangan. Ahli kecantikan dari berbagai platform, termasuk yang sering dikutip oleh majalah gaya hidup seperti Beautynesia, menekankan pentingnya sentuhan lembut saat membersihkan wajah.

Penggunaan produk pembersih yang tidak sesuai jenis kulit juga menjadi sorotan. Banyak orang masih menggunakan sabun mandi atau pembersih wajah yang mengandung bahan keras seperti alkohol atau pewangi berlebihan. “Pilih pembersih wajah yang formulanya ringan dan sesuai dengan tipe kulit Anda, baik itu kering, berminyak, atau sensitif,” saran seorang dermatolog yang kutipannya muncul di situs kesehatan.

Kesalahan lain yang sering terabaikan adalah frekuensi mencuci muka. Mencuci muka terlalu sering, apalagi setelah beraktivitas ringan, dapat mengganggu keseimbangan pH kulit dan menghilangkan minyak alami. Sebaliknya, tidak membersihkan wajah secara tuntas setelah beraktivitas atau sebelum tidur juga dapat menyumbat pori-pori dan memicu masalah kulit.

Beberapa sumber juga menyoroti kebiasaan menyentuh wajah dengan tangan yang kotor setelah mencuci muka. Tangan yang tidak bersih dapat mentransfer bakteri dan kotoran ke wajah yang baru saja dibersihkan, sehingga justru menimbulkan jerawat dan infeksi. Penting untuk memastikan tangan dalam keadaan bersih sebelum menyentuh area wajah.

Terakhir, penggunaan eksfolian yang berlebihan juga perlu diwaspadai. Meskipun eksfoliasi penting untuk mengangkat sel kulit mati, melakukannya terlalu sering atau menggunakan produk dengan butiran kasar dapat menyebabkan kulit menipis dan menjadi lebih sensitif terhadap iritasi.

Para ahli menyarankan untuk menerapkan rutinitas cuci muka yang lembut, menggunakan air bersuhu normal, memilih produk yang tepat, dan tidak menggosok wajah terlalu keras. Memperhatikan kebersihan tangan dan frekuensi mencuci muka yang sesuai juga menjadi kunci untuk menjaga kesehatan kulit wajah.

Bagikan: Facebook X WhatsApp