Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia yang berlangsung khidmat di Istana Negara, Jakarta, pada 17 Agustus 2026, turut diwarnai dengan penampilan unik Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prof. Dr. Pratikno, M.Sc. Beliau tampil memukau dengan mengenakan busana adat Palembang, Sumatera Selatan, yang kaya akan nilai budaya.
Pemilihan busana adat ini menjadi salah satu sorotan dalam perayaan kenegaraan tersebut, menegaskan komitmen pemerintah dalam mempromosikan kekayaan budaya nusantara di setiap momen penting bangsa. Penggunaan pakaian adat tidak hanya sekadar formalitas, melainkan simbol penghargaan terhadap warisan leluhur dan keberagaman etnis yang membentuk Indonesia.
Mensesneg Pratikno terlihat mengenakan pakaian adat Palembang yang dikenal dengan sebutan Aesan Gede. Busana ini biasanya terdiri dari kain songket berwarna emas atau perak yang rumit, dipadukan dengan berbagai aksesoris mewah seperti mahkota, pending (ikat pinggang), dan perhiasan lainnya yang melambangkan kebesaran dan keanggunan.
Kehadiran Mensesneg dalam balutan busana adat Palembang ini disambut positif oleh banyak pihak. Hal ini menunjukkan bahwa peringatan HUT RI bukan hanya ajang untuk mengenang sejarah kemerdekaan, tetapi juga menjadi platform untuk merayakan dan melestarikan identitas budaya bangsa yang beragam.
Prof. Dr. Pratikno, M.Sc., yang menjabat sebagai Menteri Sekretaris Negara sejak 27 Oktober 2014, dikenal sebagai sosok yang kerap menunjukkan perhatian terhadap pelestarian budaya. Dalam berbagai kesempatan, beliau seringkali mengapresiasi dan mendukung upaya-upaya pelestarian warisan budaya Indonesia.
Busana adat Palembang, khususnya Aesan Gede, memiliki makna filosofis yang mendalam. Aesan Gede sendiri menggambarkan kebesaran, kemuliaan, dan keagungan. Pemilihan busana ini oleh Mensesneg dapat diartikan sebagai representasi semangat kebesaran dan kemuliaan bangsa Indonesia dalam menggapai cita-cita kemerdekaan.
Sebelumnya, pada perayaan HUT RI di Istana Negara, para pejabat dan tamu undangan juga kerap dianjurkan untuk mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia. Kebijakan ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa bangga terhadap kekayaan budaya nasional dan mempererat persatuan di tengah keberagaman.
Upacara HUT ke-81 RI di Istana Negara berjalan dengan lancar dan penuh khidmat, dihadiri oleh Presiden Joko Widodo, Wakil Presiden Ma’ruf Amin, jajaran menteri, pimpinan lembaga negara, serta tamu undangan lainnya. Momen ini menjadi pengingat akan perjuangan para pahlawan dan semangat persatuan dalam membangun Indonesia yang lebih maju.
Langkah Mensesneg mengenakan busana adat Palembang diharapkan dapat terus menginspirasi masyarakat luas untuk turut serta dalam melestarikan dan mempromosikan kekayaan budaya Indonesia, baik di tingkat nasional maupun internasional, seiring dengan perjalanan bangsa menuju usia yang lebih matang.
