Monday, 31 August 2026
BREAKING
Lifestyle

Lebih dari Susu: 7 Pilihan Makanan Kaya Kalsium untuk Tulang Sehat

Oleh Destian August 31, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Kebutuhan kalsium yang tinggi untuk menjaga kesehatan tulang dan gigi seringkali diasosiasikan dengan konsumsi susu. Namun, bagi individu yang memiliki intoleransi laktosa, alergi susu sapi, atau memilih gaya hidup vegan, terdapat beragam alternatif makanan kaya kalsium yang tak kalah bernutrisi. Pemenuhan kalsium dari sumber nabati dan hewani non-susu menjadi semakin relevan seiring meningkatnya kesadaran akan pentingnya nutrisi seimbang.

Kalsium merupakan mineral esensial yang berperan krusial dalam pembentukan dan pemeliharaan tulang serta gigi. Selain itu, kalsium juga vital untuk fungsi otot, transmisi saraf, dan pembekuan darah. Organisasi kesehatan seperti Kementerian Kesehatan Republik Indonesia melalui Angka Kecukupan Gizi (AKG) merekomendasikan asupan kalsium harian yang bervariasi berdasarkan usia dan jenis kelamin, dengan kebutuhan orang dewasa umumnya berkisar antara 800-1000 miligram per hari.

Salah satu alternatif nabati yang kaya kalsium adalah sayuran hijau gelap. Brokoli, misalnya, tidak hanya mengandung vitamin C yang membantu penyerapan kalsium, tetapi juga menyediakan sekitar 47 miligram kalsium per 100 gram sajian. Sayuran seperti kale dan bok choy juga menawarkan kandungan kalsium yang signifikan, menjadikannya tambahan berharga dalam pola makan sehari-hari.

Kacang-kacangan dan biji-bijian juga menjadi sumber kalsium yang luar biasa. Biji wijen, terutama dalam bentuk tahini, mengandung sekitar 176 miligram kalsium per 100 gram. Almond juga dikenal kaya akan kalsium, dengan sekitar 269 miligram per 100 gramnya. Untuk variasi yang lebih mudah dikonsumsi, selai kacang atau taburan biji-bijian pada makanan dapat menjadi pilihan praktis.

Produk olahan kedelai, seperti tahu dan tempe, menawarkan manfaat ganda sebagai sumber protein nabati dan kalsium. Tahu yang diolah dengan kalsium sulfat dapat mengandung kalsium hingga 350 miligram per 100 gram, menjadikannya salah satu sumber kalsium nabati terbaik. Tempe, meskipun umumnya memiliki kadar kalsium lebih rendah dari tahu, tetap berkontribusi pada asupan harian.

Ikan berduri yang dapat dikonsumsi beserta tulangnya, seperti sarden dan ikan teri, merupakan sumber kalsium hewani yang sangat baik. Satu kaleng sarden (sekitar 100 gram) dapat menyediakan lebih dari 300 miligram kalsium. Kandungan kalsium ini berasal dari tulang ikan yang lunak dan dapat dimakan, serta dilengkapi dengan vitamin D yang membantu penyerapan kalsium.

Susu nabati yang diperkaya (fortifikasi) juga menjadi pilihan populer. Produk seperti susu almond, kedelai, atau oat yang telah difortifikasi dengan kalsium dan vitamin D dapat menawarkan kadar kalsium setara dengan susu sapi. Penting untuk memeriksa label kemasan untuk memastikan produk tersebut memang telah difortifikasi.

Jeruk, meskipun lebih dikenal sebagai sumber vitamin C, juga mengandung sejumlah kalsium. Satu buah jeruk berukuran sedang dapat menyumbang sekitar 50-60 miligram kalsium. Mengonsumsi buah-buahan ini secara rutin dapat membantu melengkapi kebutuhan kalsium harian.

Para ahli gizi menekankan pentingnya variasi dalam pola makan untuk memastikan asupan nutrisi yang optimal. Dengan beragamnya pilihan makanan kaya kalsium, individu dapat dengan mudah memenuhi kebutuhan harian mereka tanpa harus bergantung pada susu. Pihak Kementerian Kesehatan terus mengimbau masyarakat untuk mengonsumsi makanan bergizi seimbang, termasuk sumber kalsium alternatif, guna mendukung kesehatan tulang jangka panjang.

Bagikan: Facebook X WhatsApp