Saturday, 8 August 2026
BREAKING
Kesehatan

KKI: Pasien BPJS Terkendala Ketersediaan Kamar, Antrean Bisa Dua Hari

Oleh Destian August 7, 2026 1 day lalu 0 komentar

Konsil Kesehatan Indonesia (KKI) menyoroti adanya keluhan terkait lamanya waktu tunggu pasien BPJS Kesehatan untuk mendapatkan kamar perawatan. Fenomena ini, menurut KKI, bisa mencapai dua hari, menimbulkan kekhawatiran akan pelayanan kesehatan yang terhambat.

Menurut Ketua KKI, Prof. Dr. dr. Putu Moda Arsana, Sp.PD-KPTI, FINASIM, masalah utama yang menyebabkan antrean panjang ini adalah keterbatasan ketersediaan kamar rawat inap. “Kami melihat ada pasien BPJS yang harus menunggu sampai dua hari untuk mendapatkan kamar,” ungkapnya dalam sebuah keterangan tertulis yang diterima pada Selasa (19/3/2024).

Prof. Putu Moda Arsana menjelaskan bahwa situasi ini bukanlah karena kurangnya tenaga medis atau fasilitas dasar rumah sakit. Namun, ia menegaskan bahwa kendala utama terletak pada kapasitas kamar yang tidak mencukupi untuk menampung seluruh pasien yang membutuhkan perawatan inap, terutama bagi peserta BPJS Kesehatan.

Lebih lanjut, ia mengidentifikasi bahwa salah satu faktor pemicu tingginya permintaan kamar adalah adanya lonjakan kasus penyakit tertentu yang memerlukan rawat inap. “Ada beberapa penyakit yang memang sedang tinggi kasusnya, sehingga banyak pasien yang harus dirawat inap,” jelasnya.

Situasi ini tentu saja berdampak pada efektivitas pelayanan kesehatan. Pasien yang seharusnya segera mendapatkan penanganan medis di dalam kamar rawat inap justru harus menunggu di luar, yang berpotensi memperburuk kondisi kesehatan mereka.

KKI berharap agar masalah ketersediaan kamar ini dapat segera diatasi. Perbaikan dan penambahan kapasitas kamar rawat inap, khususnya yang dialokasikan untuk pasien BPJS Kesehatan, menjadi solusi krusial. Dengan demikian, diharapkan tidak ada lagi pasien yang harus menunda perawatan karena ketiadaan tempat tidur.

Bagikan: Facebook X WhatsApp