Saturday, 12 September 2026
BREAKING
Berita

Emas Antam Cetak Rekor Baru, Tembus Rp2,6 Juta per Gram di Tengah Ketidakpastian Global

Oleh Ishak September 12, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Harga emas Logam Mulia (LM) PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali mencatatkan kenaikan signifikan pada hari ini, melampaui angka Rp2,6 juta per gram. Penguatan ini terjadi di tengah gejolak pasar keuangan global dan kekhawatiran inflasi yang mendorong investor kembali melirik emas sebagai aset pelindung nilai (safe haven).

Berdasarkan data terbaru yang dihimpun, harga emas Antam untuk satuan terkecil 0,5 gram tercatat mencapai Rp1.371.500, yang jika dikonversikan per gram menjadi Rp2.743.000. Sementara itu, harga emas batangan 1 gram dibanderol seharga Rp2.627.000.

Kenaikan harga emas Antam ini sejalan dengan tren penguatan harga emas dunia. Data dari COMEX (New York Mercantile Exchange) menunjukkan bahwa harga emas berjangka untuk kontrak teraktif juga mengalami kenaikan, dipicu oleh berbagai faktor makroekonomi global. Sentimen negatif terhadap aset berisiko seperti saham dan mata uang fiat kembali menguat, membuat emas menjadi pilihan investasi yang lebih menarik.

Beberapa faktor global yang turut memengaruhi kenaikan harga emas antara lain adalah ketegangan geopolitik yang masih membayangi, kekhawatiran perlambatan ekonomi global, serta kebijakan moneter bank sentral di negara-negara maju yang masih cenderung ketat. Kenaikan suku bunga acuan oleh bank sentral seringkali membuat dolar Amerika Serikat menguat, namun dalam kondisi ketidakpastian ekstrem, emas justru mampu menunjukkan performa yang resilien.

Selain itu, data inflasi yang dirilis di beberapa negara besar juga menjadi perhatian. Tingginya inflasi mendorong masyarakat untuk mencari aset yang dapat melindungi daya beli mereka. Emas secara historis telah terbukti menjadi salah satu instrumen yang efektif dalam menghadapi inflasi.

Di pasar domestik, selain Antam, produsen emas lain seperti UBS juga menunjukkan tren kenaikan harga yang serupa. Harga emas UBS untuk ukuran 1 gram dilaporkan berada di kisaran Rp2.487.000, menunjukkan bahwa penguatan ini bersifat komprehensif di pasar emas Indonesia.

Analisis pasar menunjukkan bahwa momentum kenaikan harga emas diprediksi masih akan berlanjut dalam jangka pendek, terutama jika faktor-faktor pendorong seperti ketidakpastian ekonomi dan inflasi global tidak kunjung mereda. Investor perlu mencermati perkembangan kebijakan moneter global dan data ekonomi makro terbaru untuk memprediksi arah pergerakan harga emas selanjutnya.

Pergerakan harga emas Antam yang terus menguat ini tentu menjadi kabar baik bagi para investor emas. Namun, penting untuk tetap melakukan riset dan mempertimbangkan profil risiko masing-masing sebelum mengambil keputusan investasi, mengingat volatilitas pasar yang masih tinggi.

Bagikan: Facebook X WhatsApp