Tuesday, 8 September 2026
BREAKING
Berita

Kontroversi Baru Donald Trump: Peta Meksiko, Kanada, dan Greenland ‘Ditutupi’ Bendera AS

Oleh Ishak September 8, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali memicu kehebohan dengan menampilkan peta wilayah Meksiko, Kanada, dan Greenland yang sebagian besar tertutup oleh bendera Amerika Serikat dalam sebuah acara di Iowa. Kejadian ini terjadi saat Trump sedang melakukan kampanye untuk Pemilihan Presiden AS 2024.

Insiden peta kontroversial ini terungkap dalam sebuah video yang beredar luas di media sosial dan dilaporkan oleh berbagai media internasional. Dalam video tersebut, Trump terlihat menunjuk sebuah peta besar yang menunjukkan Amerika Utara dan sebagian Arktik. Bagian-bagian yang menonjol dari peta tersebut, termasuk wilayah Meksiko, Kanada, dan Greenland, tampak ditutupi atau dilintasi oleh gambar bendera Amerika Serikat.

Peristiwa ini terjadi pada hari Sabtu, 9 September 2023, saat Trump menghadiri sebuah acara kampanye di Fort Dodge, Iowa. Peta tersebut digunakan sebagai bagian dari presentasi visualnya, yang diduga bertujuan untuk menggambarkan visi teritorial atau pengaruh Amerika Serikat. Namun, cara penyajiannya yang dianggap tidak akurat dan berpotensi provokatif menimbulkan berbagai reaksi.

Pihak-pihak yang mengkritik Trump, termasuk politisi dari Partai Demokrat dan beberapa pengamat internasional, mengecam tindakan tersebut sebagai bentuk arogansi dan imperialisme. Mereka berpendapat bahwa menampilkan peta negara lain seolah-olah menjadi bagian dari Amerika Serikat adalah tindakan yang tidak sensitif dan dapat merusak hubungan diplomatik.

Sementara itu, para pendukung Trump cenderung melihat insiden ini sebagai metafora atau ekspresi dari keinginan kuat Trump untuk menjadikan Amerika Serikat kembali hebat. Beberapa berargumen bahwa peta tersebut dimaksudkan untuk menunjukkan ambisi Trump dalam memperkuat pengaruh AS di kawasan Amerika Utara, bukan sebagai klaim teritorial literal.

Ini bukan pertama kalinya Donald Trump menggunakan peta atau materi visual yang memicu kontroversi. Selama masa kepresidenannya, ia pernah mengusulkan pembelian Greenland dari Denmark, sebuah gagasan yang ditolak mentah-mentah oleh pemerintah Denmark. Ia juga dikenal dengan retorika yang kuat mengenai pembangunan tembok di perbatasan AS-Meksiko.

Analisis lebih lanjut menunjukkan bahwa peta yang digunakan dalam acara tersebut kemungkinan besar adalah peta yang dimodifikasi secara digital untuk keperluan kampanye. Tanpa modifikasi tersebut, peta Amerika Utara dan Arktik tidak akan menampilkan wilayah negara lain ditutupi bendera AS.

Reaksi dari pemerintah Meksiko dan Kanada belum terdengar secara resmi, namun insiden semacam ini biasanya akan memicu diskusi di kalangan diplomatik untuk memastikan tidak ada kesalahpahaman atau ketegangan yang timbul. Hubungan antara Amerika Serikat dengan kedua negara tetangganya tersebut sangat penting bagi stabilitas regional dan ekonomi.

Kejadian ini kembali menyoroti gaya komunikasi Donald Trump yang seringkali kontroversial dan mampu menarik perhatian publik, baik positif maupun negatif. Dengan pemilihan presiden yang semakin dekat, setiap pernyataan dan tindakan Trump akan terus menjadi sorotan media dan publik.

Bagikan: Facebook X WhatsApp