Tuesday, 8 September 2026
BREAKING
Berita

Setahun Menteri Keuangan Purbaya: “Pusing Tapi Hasil Lumayan”, Apa Saja Capaiannya?

Oleh Ishak September 8, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, merefleksikan satu tahun masa jabatannya dengan mengakui adanya tantangan yang membuatnya “pusing”, namun di sisi lain menilai hasil yang dicapai “lumayan”. Pernyataan ini disampaikan dalam sebuah kesempatan yang menyoroti berbagai capaian dan dinamika pengelolaan keuangan negara di bawah kepemimpinannya.

Purbaya, yang dilantik pada 8 September 2023, mengambil alih kemudi di tengah berbagai tantangan ekonomi global dan domestik yang kompleks. Periode satu tahun ini diwarnai oleh upaya menjaga stabilitas fiskal, mengendalikan inflasi, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di tengah ketidakpastian geopolitik dan perlambatan ekonomi dunia.

Salah satu area yang menjadi fokus utama adalah pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Purbaya dihadapkan pada target penerimaan negara yang ambisius sekaligus kebutuhan belanja yang meningkat, terutama untuk program-program prioritas pemerintah dan mitigasi dampak krisis. Ia berulang kali menekankan pentingnya efisiensi belanja dan peningkatan kualitas investasi.

Di sektor perpajakan, upaya reformasi terus digalakkan untuk memperluas basis pajak dan meningkatkan kepatuhan wajib pajak. Kebijakan-kebijakan seperti penguatan administrasi perpajakan dan digitalisasi layanan diharapkan dapat berkontribusi signifikan terhadap penerimaan negara di masa mendatang. Namun, tantangan dalam mencapai target penerimaan tetap menjadi perhatian serius.

Dalam hal pengendalian inflasi, tim Kementerian Keuangan di bawah Purbaya bekerja sama erat dengan Bank Indonesia dan kementerian/lembaga terkait. Strategi yang diterapkan meliputi stabilisasi harga pangan, pengelolaan rantai pasok, serta kebijakan moneter yang prudent. Upaya ini membuahkan hasil yang cukup baik dalam menjaga daya beli masyarakat di tengah gejolak harga global.

Di sisi lain, Purbaya juga kerap menyoroti pentingnya reformasi struktural untuk meningkatkan daya saing ekonomi Indonesia. Hal ini mencakup perbaikan iklim investasi, penyederhanaan regulasi, serta pengembangan sumber daya manusia agar mampu bersaing di era ekonomi digital. Namun, implementasi reformasi ini seringkali membutuhkan waktu dan menghadapi berbagai kendala.

Meski mengakui adanya “kepusingan” dalam menghadapi berbagai persoalan, Purbaya tetap optimis terhadap prospek ekonomi Indonesia. Ia seringkali mengutip data-data makroekonomi yang menunjukkan resiliensi ekonomi nasional, seperti pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) yang relatif stabil dibandingkan negara lain, serta tingkat pengangguran yang terus menurun.

Evaluasi satu tahun ini menunjukkan bahwa Purbaya Yudhi Sadewa telah berupaya keras menavigasi kompleksitas ekonomi Indonesia. Tantangan ke depan tetap ada, terutama dalam menjaga momentum pertumbuhan, mengendalikan defisit fiskal, dan memastikan kebijakan yang diambil dapat dirasakan manfaatnya secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat.

Bagikan: Facebook X WhatsApp