Thursday, 3 September 2026
BREAKING
Ekonomi

Ban Pesawat Garuda GA604 Pecah Saat Mendarat di Bandara Soekarno-Hatta, Kemenhub Jelaskan Kronologi

Oleh Ishak September 3, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Sebuah insiden tak terduga terjadi pada penerbangan Garuda Indonesia GA604 rute Makassar-Jakarta pada Selasa (19/3/2024). Salah satu ban pesawat tipe Boeing 737-800 NG dilaporkan pecah saat mendarat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara telah merilis kronologi awal kejadian ini.

Menurut keterangan resmi Kemenhub, insiden tersebut terjadi pada pukul 16.22 WIB. Pesawat Garuda Indonesia GA604 yang mengangkut penumpang dari Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar dilaporkan mengalami pecah ban pada bagian roda depan saat melakukan pendaratan di landasan pacu 07 Bandara Soekarno-Hatta.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub, M. Kristi Endah M. Prayitno, menjelaskan bahwa setelah insiden tersebut, pesawat berhasil berhenti dengan aman di taxiway. “Pesawat berhasil mendarat dan berhenti di taxiway. Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian ini,” ujar Kristi dalam keterangannya.

Kronologi yang dirilis Kemenhub menyebutkan bahwa setelah pesawat mendarat, pilot melaporkan adanya indikasi masalah pada salah satu ban roda depan. Tim darurat bandara segera bergerak cepat untuk menanggapi situasi tersebut, memastikan keselamatan seluruh penumpang dan kru yang berada di dalam pesawat.

Penumpang kemudian dievakuasi dari pesawat dengan selamat menggunakan tangga darurat. Pihak maskapai penerbangan, Garuda Indonesia, telah berkoordinasi dengan otoritas bandara untuk menangani proses evakuasi dan pergerakan pesawat yang mengalami kendala tersebut.

Akibat insiden ini, operasional Bandara Soekarno-Hatta sempat mengalami sedikit penyesuaian. Bandara berupaya meminimalkan dampak terhadap jadwal penerbangan lainnya sambil memastikan penanganan pesawat GA604 berjalan lancar. Beberapa penerbangan dilaporkan mengalami penundaan ringan.

Kemenhub menyatakan akan segera melakukan investigasi lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti pecahnya ban pesawat tersebut. Hal ini penting untuk mencegah terulangnya insiden serupa di masa mendatang. Analisis terhadap kondisi ban, riwayat perawatan pesawat, serta faktor lingkungan akan menjadi fokus investigasi.

Pihak Garuda Indonesia sendiri telah menyatakan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami penumpang akibat insiden ini. Maskapai berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik dan memastikan keselamatan operasional penerbangan.

Peristiwa ini kembali menyoroti pentingnya pengawasan ketat terhadap perawatan pesawat dan infrastruktur bandara. Kemenhub terus berupaya memastikan standar keselamatan penerbangan di Indonesia tetap terjaga.

Bagikan: Facebook X WhatsApp