Tuesday, 1 September 2026
BREAKING
Lifestyle

Aksi Nekat Pria Sumbat Saluran Kemih dengan Lem Akibat Tak Tahan Pipis, Berujung Fatal

Oleh Destian September 1, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Seorang pria dilaporkan meninggal dunia setelah nekat menyumbat saluran kemihnya menggunakan lem karena tidak bisa menahan buang air kecil. Insiden mengerikan ini terjadi di sebuah unit apartemen di Jakarta.

Menurut laporan dari CNN Indonesia yang mengutip keterangan pihak berwenang, kejadian ini pertama kali diketahui pada Kamis (27/8/2026) pagi. Petugas keamanan apartemen menemukan jenazah korban di dalam unitnya setelah mendapat laporan adanya bau tak sedap.

Pihak kepolisian yang tiba di lokasi kejadian segera melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Dari hasil pemeriksaan awal, ditemukan adanya zat lem yang digunakan untuk menyumbat saluran kemih korban. Dugaan sementara, tindakan nekat ini dilakukan korban karena panik tidak bisa buang air kecil.

Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Metro Kebayoran Baru, Inspektur Polisi Ahmad Yani, membenarkan adanya kejadian tersebut. “Kami menerima laporan dari sekuriti apartemen terkait penemuan jenazah. Setelah kami melakukan pemeriksaan, kami menemukan adanya tindakan yang tidak wajar pada organ vital korban,” ujar AKP Ahmad Yani kepada wartawan.

Tim medis yang diterjunkan ke lokasi juga turut melakukan pemeriksaan awal terhadap jenazah. Mereka mengonfirmasi adanya penyumbatan pada saluran kemih yang disebabkan oleh benda asing, yaitu lem. Penyebab pasti kematian masih menunggu hasil autopsi yang akan dilakukan oleh pihak rumah sakit.

Pihak kepolisian masih terus mendalami motif di balik tindakan ekstrem korban. Sejauh ini, tidak ada tanda-tanda kekerasan fisik lain yang ditemukan di tubuh korban. Pihak keluarga korban juga telah dihubungi dan dimintai keterangan.

Peristiwa ini menjadi peringatan keras mengenai bahaya melakukan tindakan medis mandiri tanpa pengetahuan yang memadai. Dokter spesialis urologi, Dr. Budi Santoso, mengingatkan bahwa saluran kemih memiliki fungsi vital dan sangat sensitif. Tindakan menyumbatnya, apalagi dengan bahan kimia seperti lem, dapat menimbulkan infeksi serius, kerusakan organ, bahkan berujung pada kematian.

Jenazah korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk dilakukan otopsi guna memastikan penyebab pasti kematiannya. Pihak kepolisian berjanji akan terus mengusut kasus ini hingga tuntas dan memberikan informasi terbaru jika ada perkembangan signifikan.

Bagikan: Facebook X WhatsApp