Saturday, 29 August 2026
BREAKING
Lifestyle

Kabut Asap Karhutla Picu Lonjakan Kasus Pneumonia di Pontianak

Oleh Destian August 29, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Pontianak – Gelombang kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat kembali berdampak serius pada kesehatan masyarakat. Dinas Kesehatan Kota Pontianak melaporkan adanya peningkatan signifikan kasus pneumonia, terutama pada anak-anak, yang diduga kuat berkaitan langsung dengan kualitas udara yang memburuk akibat asap.

Menurut data yang dihimpun, jumlah penderita pneumonia di Pontianak mengalami peningkatan drastis dalam beberapa pekan terakhir seiring dengan meningkatnya intensitas kabut asap. Peningkatan ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah dan lembaga kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak, Sitti Sy Basyir, dalam keterangannya kepada media pada akhir Agustus 2026, menyatakan bahwa pihaknya mencatat adanya lonjakan kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), termasuk pneumonia. Ia mengimbau masyarakat, khususnya kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia, untuk membatasi aktivitas di luar ruangan dan menggunakan masker saat terpaksa keluar rumah.

Kualitas udara di Pontianak dan wilayah sekitarnya telah terpantau memburuk akibat asap karhutla yang menyelimuti kota selama berhari-hari. Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) di beberapa titik terpantau berada pada kategori tidak sehat hingga sangat tidak sehat, mendorong pemerintah untuk mengeluarkan peringatan dan rekomendasi kesehatan.

Pneumonia, sebagai salah satu bentuk infeksi paru-paru yang parah, dapat diperburuk oleh paparan partikel halus dalam asap. Partikel tersebut dapat mengiritasi saluran pernapasan, menurunkan daya tahan tubuh, dan mempermudah masuknya bakteri atau virus penyebab pneumonia.

Selain pneumonia, kasus ISPA lainnya seperti batuk, pilek, dan iritasi mata juga dilaporkan meningkat. Pihak Dinas Kesehatan terus memantau perkembangan kasus dan ketersediaan fasilitas kesehatan untuk menangani lonjakan pasien. Kemitraan dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terus dilakukan untuk memprediksi arah angin dan penyebaran asap.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat bersama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terus berupaya memadamkan titik api yang tersebar di berbagai wilayah. Upaya pemadaman darat dan udara terus digencarkan, namun kondisi cuaca kering dan angin kencang menjadi tantangan tersendiri dalam penanganan karhutla.

Masyarakat dihimbau untuk tetap tenang namun waspada, serta mengikuti arahan dari petugas kesehatan dan pemerintah terkait penanganan kabut asap dan dampaknya. Informasi terkini mengenai kualitas udara dan imbauan kesehatan dapat diakses melalui situs resmi pemerintah daerah dan media yang terpercaya.

Bagikan: Facebook X WhatsApp