Tuesday, 25 August 2026
BREAKING
Kesehatan

Cerita di Balik Peringatan Zika Bali dari CDC AS: Dinkes Bali Angkat Bicara

Oleh Destian August 25, 2026 3 hours lalu 0 komentar

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) baru-baru ini merilis peringatan kesehatan perjalanan (Travel Health Notice) Level 2 untuk Indonesia, dengan fokus khusus pada Bali, terkait adanya kasus virus Zika. Peringatan ini mengimbau para pelancong untuk meningkatkan kewaspadaan saat berkunjung ke wilayah tersebut. Menanggapi hal ini, Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Bali telah memberikan klarifikasi dan penjelasan mengenai situasi terkini.

Dalam rilisnya, CDC AS menetapkan Indonesia, termasuk Bali, masuk dalam kategori Level 2, yang berarti ada risiko sedang terhadap penyakit menular. Peringatan ini secara spesifik menyoroti keberadaan virus Zika yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. CDC menyarankan wisatawan untuk mengambil langkah-langkah pencegahan guna menghindari gigitan nyamuk, terutama bagi wanita hamil atau yang berencana hamil, mengingat potensi risiko virus Zika terhadap janin.

Menyikapi peringatan dari lembaga kesehatan internasional tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, dr. I Nyoman Gede Anom Gemsen, menyatakan bahwa pihaknya terus melakukan upaya pencegahan dan pengendalian penyakit yang ditularkan oleh vektor, termasuk Zika. β€œKami terus memantau dan melakukan surveilans terhadap penyakit-penyakit yang ditularkan oleh nyamuk. Upaya pemberantasan sarang nyamuk (PSN) secara rutin juga terus digalakkan di seluruh wilayah Bali,” ujar dr. Anom Gemsen.

Lebih lanjut, dr. Anom Gemsen menjelaskan bahwa kasus Zika di Bali telah terdeteksi sejak beberapa waktu lalu dan terus menjadi perhatian Dinkes. β€œMemang ada kasus yang terdeteksi, namun kami telah melakukan penanganan dan pencegahan sesuai protokol kesehatan yang berlaku. Masyarakat dan wisatawan diimbau untuk tetap tenang namun tetap waspada dengan menjaga kebersihan lingkungan dan melakukan perlindungan diri dari gigitan nyamuk,” tambahnya. Dinkes Bali juga menegaskan komitmennya untuk terus berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan dan instansi terkait lainnya dalam mengelola isu kesehatan ini.

Peringatan CDC AS ini diharapkan tidak menimbulkan kekhawatiran berlebihan, melainkan menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan dan tindakan preventif bagi para pelancong. Dengan langkah-langkah pencegahan yang tepat, risiko penularan virus Zika dapat diminimalkan, sehingga kunjungan ke Bali tetap dapat berjalan aman dan menyenangkan.

Bagikan: Facebook X WhatsApp