Shanghai, Tiongkok – Kota metropolitan Shanghai mengambil langkah inovatif untuk memanjakan turis asing dengan meluncurkan 100 terminal layanan berbasis kecerdasan buatan (AI). Inisiatif ini bertujuan untuk mengatasi hambatan bahasa dan memudahkan akses informasi bagi pengunjung internasional, sejalan dengan upaya Shanghai untuk memperkuat posisinya sebagai destinasi wisata global.
Terminal AI yang baru saja dipasang ini dirancang untuk menyediakan berbagai layanan informatif dan panduan interaktif. Pengguna dapat berinteraksi dengan sistem menggunakan bahasa Inggris dan bahasa asing lainnya, mengajukan pertanyaan seputar tempat wisata, transportasi, kuliner, hingga informasi darurat.
Menurut laporan dari South China Morning Post, pemasangan 100 terminal ini merupakan bagian dari strategi yang lebih luas dari Biro Kebudayaan dan Pariwisata Shanghai. Tujuannya adalah untuk meningkatkan pengalaman wisatawan asing, terutama setelah pelonggaran pembatasan perjalanan internasional yang berlaku sejak awal tahun 2023.
Setiap terminal dilengkapi dengan layar sentuh dan teknologi pengenalan suara yang canggih. Hal ini memungkinkan turis untuk mendapatkan jawaban instan atas pertanyaan mereka tanpa perlu mencari staf atau menerjemahkan secara manual. Sistem AI ini diklaim mampu memproses berbagai jenis permintaan, mulai dari rekomendasi destinasi hingga bantuan navigasi di dalam kota.
Lebih dari sekadar pusat informasi, terminal ini juga berfungsi sebagai platform promosi budaya dan pariwisata Shanghai. Pengguna dapat menemukan informasi mendalam tentang acara-acara lokal, festival, pameran seni, serta rekomendasi restoran dan toko yang sesuai dengan minat mereka. Beberapa terminal bahkan terintegrasi dengan peta interaktif yang dapat membantu wisatawan merencanakan rute perjalanan mereka.
Penyediaan terminal AI ini disambut baik oleh para pelaku industri pariwisata. Diharapkan inisiatif ini dapat meningkatkan kepuasan turis asing dan mendorong kunjungan berulang ke Shanghai. Selain itu, ini juga menunjukkan komitmen kota untuk mengadopsi teknologi mutakhir dalam pelayanan publik.
Sebelumnya, Shanghai telah melakukan uji coba beberapa terminal AI di lokasi-lokasi strategis seperti bandara dan stasiun kereta api utama. Respons positif dari pengguna awal mendorong pemerintah kota untuk memperluas jangkauan implementasi ke berbagai titik penting lainnya di seluruh kota.
Pemasangan 100 terminal AI ini diharapkan akan selesai sepenuhnya dalam beberapa bulan ke depan. Pihak berwenang Shanghai juga berencana untuk terus memperbarui dan meningkatkan fungsionalitas sistem AI ini berdasarkan umpan balik dari pengguna untuk memastikan layanan yang optimal.
