Thursday, 20 August 2026
BREAKING
Ekonomi

BRIN dan WIKA Kolaborasi Perkuat Inovasi Teknologi Industri Konstruksi Nasional

Oleh Ishak August 20, 2026 3 hours lalu 0 komentar

Jakarta – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menjalin kerja sama strategis dengan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) untuk memperkuat riset dan pengembangan teknologi inovatif di sektor industri konstruksi Indonesia. Kolaborasi ini bertujuan untuk mendorong daya saing industri konstruksi nasional melalui pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi terkini.

Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara BRIN dan WIKA diselenggarakan pada awal tahun 2024, menandai komitmen kedua lembaga untuk bersinergi dalam berbagai aspek pengembangan teknologi. Fokus utama kerja sama ini adalah pada riset dan pengembangan material konstruksi baru, metode konstruksi berkelanjutan, serta digitalisasi proses konstruksi.

Latar belakang kolaborasi ini didorong oleh kebutuhan mendesak untuk meningkatkan efisiensi, keberlanjutan, dan kualitas dalam proyek-proyek konstruksi di Indonesia. Dengan memanfaatkan keahlian BRIN dalam penelitian ilmiah dan WIKA sebagai salah satu pemain utama di industri konstruksi, diharapkan dapat tercipta solusi-solusi inovatif yang menjawab tantangan pembangunan nasional.

Salah satu area riset yang menjadi prioritas adalah pengembangan material konstruksi ramah lingkungan dan berteknologi tinggi. BRIN, melalui berbagai pusat risetnya, memiliki kapabilitas untuk mengeksplorasi penggunaan material alternatif, seperti beton geopolimer atau komposit inovatif, yang dapat mengurangi jejak karbon dan meningkatkan durabilitas bangunan.

Selain itu, digitalisasi dalam industri konstruksi juga menjadi fokus penting. Kolaborasi ini akan menjajaki penerapan teknologi Building Information Modeling (BIM), Internet of Things (IoT) di lapangan, serta pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) untuk optimasi desain, manajemen proyek, dan pemeliharaan infrastruktur.

Direktur Utama WIKA, Agung Budi Santoso, menyatakan apresiasinya terhadap kerja sama ini. Ia menekankan bahwa inovasi teknologi adalah kunci untuk menghadapi persaingan global dan memenuhi tuntutan pembangunan infrastruktur yang semakin kompleks dan berkelanjutan. “Melalui sinergi dengan BRIN, kami berharap dapat mempercepat adopsi teknologi terbaru di seluruh lini bisnis WIKA dan industri konstruksi Indonesia,” ujar Agung.

Sementara itu, Kepala BRIN, Laksana Tri Handoko, menambahkan bahwa kolaborasi ini merupakan wujud nyata dari peran BRIN dalam mendukung hilirisasi hasil riset dan inovasi. “Kami berkomitmen untuk menyediakan dukungan ilmiah dan teknis yang dibutuhkan WIKA dalam mengembangkan solusi konstruksi yang unggul dan berdaya saing global,” jelas Laksana.

Kerja sama ini diharapkan dapat menghasilkan prototipe teknologi yang siap diimplementasikan di lapangan, serta menghasilkan publikasi ilmiah yang dapat diakui secara internasional. Dampaknya tidak hanya dirasakan oleh WIKA, tetapi juga oleh seluruh ekosistem industri konstruksi nasional, termasuk dalam hal peningkatan kualitas sumber daya manusia dan terciptanya lapangan kerja baru di sektor teknologi tinggi.

Ke depan, BRIN dan WIKA akan membentuk tim bersama untuk memetakan prioritas riset yang lebih spesifik dan menyusun roadmap pengembangan teknologi yang terarah. Monitoring dan evaluasi berkala akan dilakukan untuk memastikan setiap tahapan riset berjalan sesuai rencana dan memberikan hasil yang optimal bagi kemajuan industri konstruksi Indonesia.

Bagikan: Facebook X WhatsApp