PT PLN (Persero) menyatakan bahwa pasokan listrik di wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), telah pulih 100 persen pasca gempa bumi magnitudo 7,7 yang mengguncang pada Selasa (14/12/2021). Pemulihan ini dicapai dalam waktu kurang dari 24 jam setelah gempa terjadi, menunjukkan respons cepat PLN dalam menangani gangguan.
Gempa bumi dengan kekuatan M 7,7 yang berpusat di Laut Flores, berjarak 112 km arah barat laut Kota Reo, Kabupaten Manggarai, NTT, pada kedalaman 10 km, terjadi pada Selasa, 14 Desember 2021, pukul 10:20 WIB. Getaran gempa ini dirasakan kuat hingga ke berbagai daerah di NTT, bahkan hingga sebagian wilayah Sulawesi Selatan, Jawa Timur, dan Bali.
Menyusul gempa tersebut, PLN segera melakukan assessment dan perbaikan pada infrastruktur kelistrikan yang terdampak. Tim PLN bergerak cepat untuk memeriksa kondisi jaringan transmisi, gardu induk, dan fasilitas lainnya guna memastikan keamanan dan keandalan pasokan listrik.
General Manager PLN Unit Induk Wilayah NTT, Christyanto, dalam keterangannya pada Rabu (15/12/2021) menegaskan bahwa seluruh jaringan listrik di Flores telah beroperasi normal kembali. “Kami bersyukur, berkat kerja keras tim di lapangan, seluruh sistem kelistrikan di Flores sudah kembali normal 100% sejak pagi tadi,” ujarnya.
Christyanto menambahkan bahwa meskipun sempat terjadi gangguan pada beberapa titik akibat guncangan gempa, tim PLN sigap melakukan penormalan. Upaya pemulihan dilakukan dengan fokus utama pada keamanan personel dan masyarakat, serta memastikan tidak ada kerusakan struktural yang membahayakan.
Data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat bahwa gempa M 7,7 ini diikuti oleh serangkaian gempa susulan, namun tidak berpotensi tsunami. Dampak kerusakan fisik dilaporkan terjadi di beberapa wilayah, namun PLN memastikan bahwa infrastruktur kelistrikan yang vital telah berhasil dipulihkan fungsinya.
Pemulihan pasokan listrik yang cepat ini sangat krusial bagi aktivitas masyarakat Flores, terutama dalam masa pemulihan pasca-bencana. Ketersediaan listrik yang stabil mendukung operasional layanan publik, komunikasi, hingga aktivitas ekonomi warga.
PLN terus berkomitmen untuk menjaga keandalan pasokan listrik di seluruh wilayah Indonesia, termasuk di daerah-daerah rawan bencana seperti NTT. Evaluasi dan penguatan infrastruktur kelistrikan secara berkala menjadi prioritas untuk meminimalkan risiko gangguan di masa mendatang.
