Tuesday, 18 August 2026
BREAKING
Berita

Prabowo Usulkan M. Sardjito Jadi Pengawas Bursa Mineral OJK, Siap Awasi Perdagangan Komoditas Strategis

Oleh Ishak August 18, 2026 3 hours lalu 0 komentar

Menteri Pertahanan sekaligus Presiden terpilih, Prabowo Subianto, mengusulkan nama M. Sardjito untuk menduduki posisi Anggota Dewan Komisaris (ADK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang bertugas mengawasi bursa mineral. Usulan ini muncul sebagai respons terhadap kebutuhan pengawasan yang lebih ketat terhadap perdagangan komoditas strategis di pasar modal.

Usulan ini disampaikan oleh Prabowo dalam kapasitasnya sebagai bagian dari tim transisi pemerintahan mendatang. Penunjukan ini dinilai strategis mengingat pentingnya komoditas mineral bagi perekonomian nasional dan potensi rentan terhadap praktik spekulatif maupun manipulasi pasar.

Bursa mineral sendiri merupakan sebuah konsep yang tengah digodok untuk menjadi platform perdagangan komoditas mineral yang transparan dan terorganisir. Tujuannya adalah untuk menciptakan harga acuan yang adil, menarik investasi, serta memberikan kepastian hukum bagi para pelaku usaha.

M. Sardjito, yang namanya diusulkan, dipercaya memiliki rekam jejak dan keahlian yang relevan untuk mengemban tugas pengawasan di sektor yang kompleks ini. Keberadaannya diharapkan dapat memperkuat mekanisme pengawasan OJK, khususnya dalam hal integritas pasar dan perlindungan investor di bursa mineral.

Pembentukan bursa mineral ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk hilirisasi industri dan peningkatan nilai tambah produk mineral dalam negeri. Dengan adanya pengawasan yang kuat dari OJK, diharapkan praktik perdagangan mineral menjadi lebih akuntabel dan sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Perdagangan komoditas mineral, terutama yang memiliki nilai strategis seperti nikel, timah, dan bauksit, seringkali menjadi sorotan terkait fluktuasi harga dan potensi permainan pasar. Oleh karena itu, kehadiran pengawas yang kompeten menjadi krusial untuk menjaga stabilitas dan kepercayaan pasar.

Langkah ini juga mencerminkan keseriusan pemerintah dalam mengelola sumber daya alam secara lebih profesional dan terintegrasi dengan sistem keuangan. Pembentukan bursa mineral dan penempatan pengawas yang tepat diharapkan dapat meminimalkan risiko kebocoran dan memaksimalkan potensi pendapatan negara dari sektor pertambangan.

Proses pengusulan dan penunjukan ADK OJK biasanya melibatkan serangkaian tahapan seleksi yang ketat, termasuk persetujuan dari lembaga terkait dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Keberhasilan M. Sardjito dalam menempati posisi ini akan sangat bergantung pada kelancaran proses tersebut.

Ke depan, publik akan menyoroti bagaimana peran ADK OJK yang baru ini akan berkontribusi dalam membangun ekosistem perdagangan mineral yang sehat dan berintegritas, serta mendukung agenda hilirisasi dan penguatan ekonomi nasional.

Bagikan: Facebook X WhatsApp