Perjalanan Bilal Hasan menuju panggung UFC tak lepas dari jurus pamungkas yang telah menjadi ciri khasnya: melumpuhkan lawan hingga tak berdaya. Kemenangan KO yang diraihnya dalam laga kualifikasi menjadi penentu utama yang membawanya selangkah lebih dekat ke pentas dunia tarung bebas tersebut.
Sebelum akhirnya menginjakkan kaki di arena bergengsi UFC, Bilal Hasan sudah terbiasa menyajikan pertunjukan dominasi atas lawan-lawannya. Mayoritas kemenangan yang ia raih di berbagai ajang sebelum itu pun kerap berakhir dengan cara yang sama, yakni membuat sang penantang terkapar tak mampu melanjutkan pertandingan. Hal ini menunjukkan bahwa gaya bertarungnya yang agresif dan mematikan bukanlah sesuatu yang baru, melainkan fondasi kuat yang telah ia bangun.
Kepastian Bilal Hasan untuk bergabung dengan Ultimate Fighting Championship (UFC) didapat setelah ia berhasil memenangkan pertandingan krusial pada ajang Road to UFC Season 2. Duel yang berlangsung di Abu Dhabi pada 21 Oktober 2023 ini menjadi saksi bisu kehebatan Bilal. Ia sukses mengalahkan lawannya, yang merupakan atlet Korea Selatan, dengan skor telak.
Kemenangan ini bukan sekadar tiket biasa. Bagi Bilal, ini adalah pembuktian diri bahwa ia memiliki kualitas yang mumpuni untuk bersaing di level internasional. “Saya sudah biasa bikin lawan roboh terkapar,” ujar Bilal Hasan dengan penuh keyakinan usai pertandingan yang menentukan tersebut. Pernyataan ini mencerminkan mentalitas juara dan kepercayaan diri yang tinggi, modal penting dalam dunia pertarungan profesional.
Dengan demikian, bergabungnya Bilal Hasan ke dalam keluarga besar UFC menandai babak baru dalam kariernya. Penggemar tarung bebas kini dapat menantikan aksi-aksi spektakuler dari petarung asal Indonesia ini, yang telah membuktikan bahwa kemenangan KO adalah bahasa universal yang dipahami di setiap sudut octagon.
