Wednesday, 12 August 2026
BREAKING
Berita

Ribuan Daerah di Indonesia Masih Terputus Akses Internet, Papua Paling Ketinggalan

Oleh Ishak August 12, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Sebanyak 2.000 daerah di Indonesia masih belum tersentuh jaringan internet, menciptakan kesenjangan digital yang signifikan di berbagai wilayah. Kondisi ini paling parah terjadi di Provinsi Papua, di mana mayoritas wilayahnya masih ‘gelap’ tanpa akses konektivitas digital.

Keterbatasan akses internet ini menjadi isu krusial yang menghambat pembangunan di berbagai sektor, mulai dari pendidikan, kesehatan, ekonomi, hingga pelayanan publik. Ribuan daerah yang terisolasi dari dunia maya ini kesulitan mengikuti perkembangan zaman dan memanfaatkan teknologi untuk kemajuan.

Menurut data yang dihimpun dari berbagai sumber, termasuk pernyataan dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dan operator telekomunikasi, angka 2.000 daerah tersebut mencakup wilayah-wilayah yang sulit dijangkau karena kondisi geografis, infrastruktur yang minim, serta tantangan logistik.

Papua menjadi sorotan utama dalam masalah ini. Provinsi dengan bentang alam pegunungan dan kepulauan yang luas ini menghadapi tantangan besar dalam pembangunan infrastruktur telekomunikasi. Banyak kampung dan distrik di pedalaman Papua yang belum terjangkau sinyal seluler maupun internet.

Juru Bicara Kominfo, Dedy Permadi, sebelumnya pernah menyatakan bahwa pemerintah terus berupaya memperluas jangkauan internet hingga ke daerah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal). Berbagai program telah diluncurkan, termasuk pembangunan menara Base Transceiver Station (BTS) dan penyediaan akses internet satelit.

Operator telekomunikasi, seperti Telkomsel, juga terus melakukan ekspansi infrastruktur di wilayah-wilayah yang sulit dijangkau. Namun, skala geografis dan tantangan medan di Papua membuat proses ini memakan waktu dan sumber daya yang tidak sedikit.

Dampak dari ‘kegelapan’ digital ini sangat terasa. Anak-anak sekolah di daerah terpencil kesulitan mengakses materi pembelajaran daring, tenaga medis kesulitan mendapatkan informasi terkini terkait kesehatan, dan pelaku UMKM kesulitan memasarkan produk mereka ke pasar yang lebih luas.

Pemerintah menargetkan pemerataan akses internet sebagai salah satu prioritas pembangunan nasional. Upaya kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan sektor swasta terus digalakkan untuk mengatasi kesenjangan digital dan memastikan seluruh masyarakat Indonesia dapat terhubung.

Meski demikian, tantangan untuk menjangkau 2.000 daerah yang masih ‘gelap’ ini tidaklah ringan. Diperlukan strategi yang komprehensif dan berkelanjutan, termasuk investasi infrastruktur, regulasi yang mendukung, serta pemberdayaan masyarakat lokal agar pemanfaatan teknologi dapat berjalan optimal setelah akses tersedia.

Bagikan: Facebook X WhatsApp