Program Bakti Komdigi telah berhasil memperluas jangkauan internet hingga ke lebih dari 31.000 titik di seluruh Indonesia, dengan fokus utama pada wilayah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal). Inisiatif ini bertujuan untuk mendorong pemerataan akses digital demi mendukung sektor pendidikan, kesehatan, dan ekonomi.
Pembangunan infrastruktur internet ini secara spesifik menyasar lembaga-lembaga vital seperti sekolah dan puskesmas yang beroperasi di daerah-daerah yang sebelumnya sulit dijangkau. Menurut data yang dirilis, hingga saat ini, tercatat sebanyak 31.000 spot yang telah berhasil terkoneksi dengan jaringan internet melalui program Bakti Komdigi.
Direktur Utama Bakti Komdigi, Anang Latif, dalam sebuah kesempatan menyatakan, “Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan konektivitas internet di seluruh pelosok negeri. Kehadiran internet ini bukan hanya soal teknologi, tetapi bagaimana teknologi tersebut dapat memberdayakan masyarakat, terutama di sektor pendidikan dan kesehatan.” Pernyataan ini menggarisbawahi visi program dalam menjembatani kesenjangan digital.
Lebih lanjut, Anang Latif menjelaskan bahwa target utama dalam perluasan jaringan ini adalah memastikan bahwa sekolah-sekolah dan puskesmas dapat menikmati layanan internet yang memadai. Hal ini penting mengingat kedua sektor tersebut merupakan garda terdepan dalam pembangunan sumber daya manusia dan peningkatan kualitas hidup masyarakat. Dengan akses internet yang stabil, proses belajar mengajar di sekolah dapat berjalan lebih efektif, sementara layanan kesehatan di puskesmas dapat ditingkatkan melalui telemedicine dan akses informasi medis yang lebih luas.
Selain sektor pendidikan dan kesehatan, program Bakti Komdigi juga turut berkontribusi dalam memajukan ekonomi masyarakat di daerah 3T. Dengan adanya konektivitas, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) diharapkan dapat mengembangkan bisnisnya melalui pemasaran digital, akses permodalan, serta peningkatan efisiensi operasional. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.
Program Bakti Komdigi, yang merupakan bagian dari upaya Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Informatika, terus berupaya mengoptimalkan penyediaan layanan internet di wilayah-wilayah yang membutuhkan. Keberhasilan mencapai lebih dari 31.000 titik terhubung menjadi bukti nyata komitmen dalam mewujudkan pemerataan akses digital di seluruh Indonesia.
