Asosiasi Bulu Tangkis Malaysia (BAM) menegaskan tidak akan tergesa-gesa dalam mencari pengganti Nova Widianto yang baru saja mengundurkan diri sebagai Kepala Pelatih Ganda Campuran. Keputusan ini disampaikan langsung oleh Ketua Komite Performa BAM, Lee Chong Wei.
Lee Chong Wei menjelaskan bahwa fokus utama saat ini adalah mengevaluasi secara menyeluruh program dan kebutuhan tim ganda campuran. “Kami tidak akan terburu-buru mencari pengganti Nova Widianto. Kami perlu waktu untuk mengevaluasi apa yang terbaik bagi tim ganda campuran kami ke depannya,” ujar Lee Chong Wei dalam sebuah pernyataan.
Meskipun Nova Widianto telah mengakhiri kontraknya pada 22 Mei 2024, BAM memilih untuk tidak langsung membuka pendaftaran atau melakukan proses rekrutmen intensif. Langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi untuk memastikan bahwa pelatih baru yang terpilih benar-benar sesuai dengan visi dan misi BAM dalam mengembangkan sektor ganda campuran.
Selama masa transisi ini, BAM akan menunjuk pelatih internal untuk sementara waktu menangani tim ganda campuran. “Untuk sementara waktu, akan ada pelatih yang ditunjuk dari dalam BAM untuk mengelola tim. Kami akan memastikan kelancaran program latihan tanpa hambatan,” tambah Lee Chong Wei.
Keputusan untuk tidak terburu-buru ini juga mencerminkan keinginan BAM untuk tidak mengulangi kesalahan di masa lalu. Dengan memberikan waktu yang cukup untuk evaluasi, BAM berharap dapat menemukan kandidat pelatih yang tidak hanya memiliki kapabilitas teknis yang mumpuni, tetapi juga mampu beradaptasi dengan budaya dan sistem pelatihan di Malaysia.
Proses pencarian pengganti Nova Widianto diprediksi akan memakan waktu, mengingat pentingnya posisi tersebut dalam upaya Malaysia untuk meraih prestasi di kancah internasional, termasuk Olimpiade Paris 2024 dan turnamen bergengsi lainnya.
