Monday, 10 August 2026
BREAKING
Lifestyle

Waspada Bakteri! Ini Cara Aman Membersihkan Kotoran Cicak di Rumah

Oleh Destian August 10, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Kotoran cicak, meskipun sering diabaikan, dapat menjadi sarang bakteri dan berpotensi menyebarkan penyakit jika tidak dibersihkan dengan benar. Memahami cara yang aman untuk membersihkannya sangat penting demi menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan rumah tangga.

Cicak, seperti reptil lainnya, dapat membawa berbagai jenis bakteri, termasuk Salmonella, yang dapat menyebabkan penyakit pencernaan pada manusia. Bakteri ini dapat ditemukan dalam kotoran mereka, yang seringkali menempel di dinding, langit-langit, atau perabotan rumah.

Menurut para ahli kesehatan, langkah pertama yang paling krusial dalam membersihkan kotoran cicak adalah dengan menggunakan alat pelindung diri (APD). Hal ini termasuk sarung tangan karet sekali pakai dan masker untuk menghindari kontak langsung dengan kotoran dan menghirup debu yang mungkin mengandung bakteri.

Setelah mengenakan APD, kotoran cicak sebaiknya dibersihkan menggunakan tisu basah atau kain yang telah dibasahi dengan larutan disinfektan. Hindari menyapu atau menggunakan sikat kering karena dapat menyebarkan debu dan partikel yang terkontaminasi ke udara. CNN Indonesia pernah melaporkan pentingnya metode pembersihan basah untuk mencegah penyebaran patogen.

Larutan disinfektan yang efektif dapat dibuat dengan mencampurkan pemutih pakaian (bleach) dengan air dalam perbandingan 1:10, atau menggunakan pembersih rumah tangga komersial yang memiliki klaim membunuh bakteri. Pastikan area yang dibersihkan juga dilap dengan larutan disinfektan setelah kotoran diangkat.

Proses pembersihan ini tidak hanya terbatas pada pengangkatan kotoran fisik. Setelah membersihkan area yang terlihat, penting juga untuk mendisinfeksi permukaan di sekitarnya. Jendela, sudut ruangan, dan celah-celah dinding yang sering menjadi tempat persembunyian cicak patut mendapat perhatian ekstra.

Selain membersihkan kotoran, mencegah cicak masuk ke dalam rumah adalah strategi jangka panjang yang lebih efektif. Menutup celah dan lubang pada dinding, jendela, dan pintu, serta menjaga kebersihan rumah dari serangga yang menjadi sumber makanan cicak, dapat mengurangi populasi mereka.

Organisasi kesehatan seperti Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat secara rutin memberikan panduan mengenai pencegahan penyakit yang ditularkan melalui hewan, termasuk pentingnya menjaga kebersihan lingkungan rumah tangga dari kotoran hewan.

Pihak berwenang kesehatan menganjurkan masyarakat untuk rutin melakukan pembersihan menyeluruh di rumah, terutama di area yang sering dijangkau oleh hewan peliharaan atau hewan liar seperti cicak. Tindakan pencegahan ini diharapkan dapat meminimalkan risiko penularan penyakit di tengah masyarakat.

Bagikan: Facebook X WhatsApp