Sunday, 9 August 2026
BREAKING
Berita

FIFA Sebut Ada “Upaya Terorganisir” untuk Jatuhkan Presiden Gianni Infantino

Oleh Ishak August 9, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) menyoroti adanya “upaya terorganisir” yang diduga bertujuan untuk menjatuhkan Presiden Gianni Infantino. Pernyataan ini muncul di tengah serangkaian penyelidikan dan tudingan yang dihadapi oleh FIFA dan para petingginya.

Menurut laporan yang beredar, FIFA telah menyampaikan kekhawatiran ini kepada badan-badan sepak bola di seluruh dunia. Organisasi sepak bola dunia itu menduga adanya kampanye terselubung yang dirancang untuk merusak citra dan kepemimpinan Infantino. Detail mengenai siapa atau kelompok mana yang berada di balik upaya ini belum diungkapkan secara spesifik oleh FIFA.

Latar belakang munculnya tudingan “upaya terorganisir” ini tidak terlepas dari berbagai kontroversi yang menyelimuti FIFA dalam beberapa tahun terakhir, terutama terkait dugaan korupsi, penyalahgunaan dana, dan praktik tata kelola yang buruk di masa lalu. Infantino sendiri telah menjabat sebagai Presiden FIFA sejak Februari 2016, menggantikan Sepp Blatter yang mengundurkan diri akibat skandal korupsi.

Sejak memimpin FIFA, Infantino telah berupaya melakukan reformasi besar-besaran untuk membersihkan citra organisasi yang sempat tercoreng. Reformasi ini mencakup peningkatan transparansi, tata kelola yang lebih baik, dan penegakan etika yang lebih ketat. Namun, upaya ini tampaknya tidak disambut baik oleh semua pihak, yang mungkin menjadi akar dari dugaan adanya perlawanan.

Beberapa penyelidikan dan tudingan yang pernah dihadapi oleh Infantino antara lain terkait pertemuan pribadinya dengan jaksa agung Swiss, Michael Lauber, yang kemudian memicu penyelidikan etika. Infantino membantah melakukan kesalahan dalam pertemuan tersebut. Selain itu, FIFA juga menghadapi kritik terkait keputusannya menunjuk Qatar sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022, yang juga diwarnai berbagai isu, termasuk hak asasi manusia.

Dampak dari “upaya terorganisir” ini jika benar terjadi dapat sangat merugikan stabilitas FIFA dan perkembangan sepak bola global. Kepercayaan publik dan para pemangku kepentingan dapat terkikis, yang berpotensi menghambat kemajuan reformasi yang sedang dijalankan. FIFA perlu segera mengklarifikasi dan menindaklanjuti dugaan ini untuk menjaga integritasnya.

Pihak-pihak yang diduga berada di balik upaya ini, jika teridentifikasi, kemungkinan akan menghadapi konsekuensi serius sesuai dengan aturan FIFA dan hukum yang berlaku. Pernyataan FIFA ini juga diharapkan dapat memicu diskusi lebih lanjut mengenai pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam organisasi olahraga internasional.

Ke depan, publik akan terus memantau perkembangan terkait dugaan “upaya terorganisir” ini, serta bagaimana FIFA dan Presiden Infantino akan merespons dan menanganinya untuk memastikan integritas dan masa depan sepak bola global tetap terjaga.

Bagikan: Facebook X WhatsApp