Saturday, 8 August 2026
BREAKING
Berita

Telkom Selesaikan Spin-Off InfraCo Tahap 2, Dana Rp49,9 Triliun Masuk Kas

Oleh Ishak August 8, 2026 2 hours lalu 0 komentar

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk telah berhasil menyelesaikan tahap kedua dari aksi korporasi spin-off unit bisnis infrastruktur telekomunikasinya, yang dikenal sebagai InfraCo. Transaksi ini menghasilkan pendanaan segar senilai Rp49,9 triliun, menandai langkah strategis perseroan dalam memperkuat kapabilitas bisnisnya.

Penyelesaian spin-off InfraCo tahap kedua ini merupakan puncak dari serangkaian proses yang telah direncanakan oleh Telkom. Langkah ini bertujuan untuk memisahkan dan mengkonsolidasikan aset serta operasional infrastruktur telekomunikasi Telkom ke dalam satu entitas independen. Dengan begitu, InfraCo diharapkan dapat beroperasi lebih gesit dan fokus pada pengembangan serta optimalisasi jaringan infrastruktur.

Dana sebesar Rp49,9 triliun yang berhasil dihimpun dari transaksi ini akan digunakan oleh Telkom untuk berbagai keperluan strategis. Pihak manajemen Telkom menyatakan bahwa dana tersebut akan dialokasikan untuk memperkuat modal kerja, mendanai ekspansi bisnis di masa depan, serta potensi akuisisi strategis yang dapat mendorong pertumbuhan perseroan.

Sebelumnya, Telkom telah mengumumkan rencana spin-off InfraCo ini sebagai bagian dari strategi jangka panjang untuk meningkatkan nilai perusahaan. Pembentukan InfraCo diharapkan dapat menciptakan entitas yang lebih efisien dalam pengelolaan aset infrastruktur, termasuk menara telekomunikasi, jaringan fiber optik, dan pusat data.

Proses spin-off ini melibatkan pengalihan aset-aset infrastruktur dari berbagai anak perusahaan Telkom ke dalam satu badan usaha baru. Dengan pemisahan ini, InfraCo diharapkan mampu menarik investor lebih luas dan mendapatkan akses pendanaan yang lebih fleksibel untuk pengembangan infrastruktur digital di masa depan.

Analis pasar telekomunikasi menilai langkah spin-off ini sebagai manuver yang cerdas dari Telkom. Pemisahan unit bisnis infrastruktur memungkinkan manajemen untuk lebih fokus pada segmen bisnis yang berbeda, yakni layanan telekomunikasi dan digitalisasi, sementara InfraCo dapat berfokus pada penyediaan infrastruktur yang andal dan terdepan.

Dengan selesainya tahap kedua ini, Telkom optimistis bahwa InfraCo akan mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan bisnis grup secara keseluruhan. Fokus pada infrastruktur menjadi kunci dalam mendukung transformasi digital yang semakin masif di Indonesia, mulai dari konektivitas hingga layanan berbasis data.

Ke depan, InfraCo diharapkan dapat terus mengembangkan jaringannya untuk memenuhi kebutuhan konektivitas yang terus meningkat, seiring dengan penetrasi internet yang semakin luas dan adopsi teknologi baru seperti 5G. Perkembangan InfraCo akan menjadi salah satu indikator penting dalam peta jalan digitalisasi Indonesia.

Bagikan: Facebook X WhatsApp